Cara Kerja Pengiriman Barang dari Gudang Hingga Sampai ke Tangan Pelanggan

Dipublikasikan: 22 Dec 2025 11:30  β€’  50 views
Padang – Industri logistik memiliki peran vital dalam mendukung perdagangan dan aktivitas bisnis di Indonesia. Mulai dari UMKM hingga perusahaan besar, proses pengiriman barang menjadi faktor penentu kepuasan pelanggan. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami bagaimana alur kerja logistik sebenarnya.

Berikut ini adalah tutorial lengkap sistem logistik dan pengiriman barang yang umum digunakan oleh perusahaan ekspedisi di Indonesia.

🚚 1. Proses Penerimaan Barang (Pickup & Drop Off)

Pengiriman dimulai ketika pelanggan menyerahkan barang ke kantor ekspedisi atau meminta layanan pickup.
Pada tahap ini, petugas akan:

Mengecek kondisi fisik barang
Menimbang berat dan mengukur dimensi
Mencatat data pengirim dan penerima
Memberikan nomor resi (tracking number)

Nomor resi ini berfungsi sebagai identitas utama untuk melacak status pengiriman.

πŸ“ 2. Penentuan Ongkos Kirim (Ongkir)

Ongkos kirim dihitung berdasarkan beberapa faktor, antara lain:

Berat barang (aktual atau volumetrik)
Jarak pengiriman
Jenis layanan (reguler, express, same day)
Kategori barang (umum atau khusus)

Semakin jauh tujuan dan semakin berat barang, maka ongkos kirim akan menyesuaikan.

🏭 3. Sortir dan Transit di Gudang Logistik

Setelah diterima, barang akan masuk ke gudang sortir.
Di sini, paket dikelompokkan berdasarkan:

Kota tujuan
Provinsi
Jalur pengiriman darat, laut, atau udara

Proses ini penting agar pengiriman berjalan cepat dan tidak tertukar.

πŸš› 4. Proses Pengiriman Antar Kota (Line Haul)

Barang kemudian dikirim menuju kota tujuan menggunakan armada logistik seperti:

Truk box
Truk wingbox
Kapal laut
Pesawat kargo

Tahap ini sering disebut sebagai line haul, yaitu perjalanan utama antar kota atau antar pulau.

πŸ“ 5. Tracking dan Monitoring Pengiriman

Pelanggan dapat memantau status barang melalui sistem tracking online, dengan status seperti:

Barang diterima
Dalam perjalanan
Tiba di gudang tujuan
Sedang diantar kurir

Barang diterima penerima

Transparansi ini meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap layanan ekspedisi.

🏠 6. Pengantaran ke Alamat Tujuan (Last Mile Delivery)

Tahap terakhir adalah last mile delivery, yaitu pengantaran oleh kurir ke alamat penerima.
Kurir akan:

Menghubungi penerima
Mengantarkan barang
Meminta tanda tangan atau bukti foto penerimaan

Setelah itu, status pengiriman dinyatakan selesai.

βœ… Kesimpulan

Sistem logistik bukan hanya soal mengirim barang, tetapi mencakup perencanaan, pengelolaan, dan pengawasan dari awal hingga akhir. Dengan sistem logistik yang baik, pengiriman menjadi lebih cepat, aman, dan efisien.

Pemahaman alur ini penting bagi pelaku bisnis agar dapat memilih layanan ekspedisi yang tepat dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Komentar Pembaca

Tulis Komentar
🏠
Home
πŸ“°
News
πŸ”₯
Trending
πŸŒ™
Mode